Pos

Kutu Playgirl VI

Gambar
Aku tergesa-gesa turun dari mobil antar-jemput yang difasilitasi keluargaku. Dari gerbang sekolah, aku membungkuk mencari jurnalku—yang kemungkinannya entah berapa persen terjatuh di jalan. Aku berharap apa? Pastilah sudah dibersihkan, dibuang ke tong sampah, kemudian dibakar. Akan tetapi, jurnalku bisa saja dilaporkan ke ruang guru, kemudian eksekusiku segera dilaksanakan. Aku nggak boleh bernapas lega dulu, nggak berani jamin jurnalku aman disuatu tempat, nggak mungkin juga aku bikin sayembara. Bisa saja berita tiba-tiba meledak, seketika mantan-mantanku membenciku. Aku berusaha mencium, menguping informasi keburukanku di sekitar sekolah. Semua aman. Nggak ada seringai, atau respon negatif. Mereka wajar, seperti pagi biasanya. Mereka menyapaku ramah. Jangan-jangan jurnalku justru membawa dampak positif? Aku sudah gila karena imajinasiku sendiri. Semoga jurnalku ditemukan orang baik, supaya nggak ada niat jahat atau ancaman. Bola voli menubruk pagar kawat pembatas lapangan sehingga ber…

Memahami NCT 127, Limittes

Gambar
Awal kenal boyband rokkie (istilah untuk boyband baru) ini setelah gue nonton Weekly Idol episode 289. Di episode itu gue sebenernya nggak fokus ke NCT-nya, gue masih meremehkan NCT meski gue samar-samar tau berita kalau mereka bagian dari SM Town, mustahil kalau kelasnya ece-ece. Tapi waktu itu memang gue nggak tertarik buat ngikutin mereka apalagi setelah hijrah nggak mau dengerin musik lagi, dan memutuskan hapus 7 album konser Shiina Ringo 720p yang udah gue kumpulin sejak tahun 2013, yang nyari link unduhannya susah parah dan kemudian gue hapus dalam semenit (cry). Gue niatan unduh Weekly Idol cuma mau lihat talkshow lanjutan Bigbang doang. Jadi tuh ada dua segmen gitu, segmen pertama untuk comeback NCT 127, sementara segmen kedua buat Bigbang, nah gue skip bagian NCTnya. Kemudian setelah selesai nonton Bigbang, beberapa hari kemudian gue iseng-iseng tonton segmen pertama itu. Nah, gue jadi mikir ini NCT kayak gue pernah liat di mana? Seinget gue salah satu personilnya (Ten) pernah…

Kutu Playgirl V

Gambar
Caesar mengaduk tasnya—mencari sesuatu. Kelas sebelas F dikuasai suara tumpahan isi tasnya dan kepanikannya, sudah pengecut juga pikun, lengkap! Sementara kedua temannya menunggu di belakangnya. Aku mencolek bahu kedua temannya, mengisyaratkan pergi, menyisakan aku dan Caesar. Fokus Caesar pada benda yang dicarinya, memusnahkan kewaspadaannya padaku yang berada di belakangnya. “Nggak ada, bro,” jelas Caesar sambil berbalik kecewa. “Kayaknya ketinggalan di—” dia menggantungkan kalimatnya begitu melihatku. Taraaa …, aku memberikan senyum terbaikku. Dia tersentak seakan aku hantu, “a-a-ada sembilan koyo di punggung gue. Lo mau genapin jadi sepuluh?” Dia percaya banget kalau pukulanku bakal bikin tubuhnya memar. Aku suka bersilat lidah tanpa campur kekerasan seperti mantannya itu! “Kamu bebas sekarang.” “Itu kalimat buat orang yang keluar dari penjara, kan?” “Iya, kamu memang keluar dari penjara. Aku udah bongkar identitas kamu ke Kaena.” “Itu namanya mau dihukum mati!” “Aku kasih dia beberapa n…

Kutu Playgirl IV

Gambar
Street Food di Radio Dalam selalu ramai saat jam makan malam. Jadinya aku segera menyerobot meja di samping pintu masuk begitu pelanggan pergi tanpa menunggu meja dibersihkan dan pelayannya lelet setengah mati. Semua kulakukan demi mengawasi Kaena sejarak lima belas meter dari mejaku. Selepas Caesar memercayakan masalahnya padaku di sekolah tadi, aku mengirim pesan pada Kaena untuk kencan kejutan, bahwa aku akan mempertemukan mereka di tempat ini dan aku sangat terkesima dengannya yang mendahului waktu janjian. Sudah lewat lima belas menit tapi pangerannya belum muncul. Semoga dia nggak mikir aku kibulin lagi. Selama menunggu, aku banyak bersandar, main sosial media dengan wifi gratisan, memesan air putih. Restoran yang redup bikin ngantuk, ditambah alunan swing jazz. Sofanya juga empuk. Aku panggil pelayan lagi deh, biar tegar. Tapi pelayan wanita itu memandangku sinis. Kenapa? Ah …, meja untuk empat orang aku dudukin sendirian dan cuma pesan air mineral. Tapi bukannya malah ringanin t…