Postingan

Kemerdekaan Manusia Phobia Sosial

Kemerdekaan yang gue pahami paling sederhana adalah kebebasan. Kebebasan bisa diesensikan lagi bila seseorang terlepas dari segala tekanan, masalah dan urusan-urusan pelik lainnya. Pembahasan terkrusial kali ini mengenai “terbebasnya gue dari phobia sosial”. Phobia sosial sendiri dikenal dengan bahasa kerennya Sosial Anxiety Disorder yang mana bisa dikategorikan sebagai penyakit kecemasan yang ditandai dengan munculnya ketakutan pada situasi sosial, menyebabkan tekanan serta ketidakmampuan berfungsi secara normal dalam pergaulan sang penderita. Phobia tersebutlah yang menggerogoti perkembangan mental sosial gue dari 2013 ke belakang. Banyak teori serta solusi yang bisa dibaca lima menit kelar, tapi percayalah prakteknya butuh bertahun-tahun. Cara satu-satunya yaitu banyak berinteraksi dengan berbagai orang. Gue sedikit mengenang masa kanak-kanak yang menyebabkan phobia ini muncul. Well, dari kecil gue adalah anak manja yang segala urusannya diselesaikan orang tua, yang s...

Konten untuk Blog yang Bapuk

Oh, ya ampun …, lihatlah betapa bapuknya blog saya. Betah desain burung berterbangan dengan latar coklat selama tiga tahun. Bie, kamu ngapain aja selama ini? Siapa yang sudah menyakitimu hingga kamu amnesia ngurusin blog? *bertanya pada burung-burung berterbangan*. Saya pikir semua perlu jadwal agar teratur, dan memastikan konten setiap harinya yang memungkinkan esensi dari blog saya tertata, nggak melulu soal kebaperan yang bikin teman saya mules, tentang curhatan yang membuat visitor saya berkata, ‘nih, cewek baperan mulu!’, apalagi curhatan kebaperan tentang mantan yang membuat mantan saya, yah ..., makin menjauh dari pandangan saya akibat minus yang kian bertambah *hening melanda*. Konten disesuaikan dengan hari dan ditentukan secara acak: 1. Senin ---> Tips-tips tipis-tipis bareng Arbie Sheena Apapun saya akan angkat di sini, mulai dari tips menulis, memasak, menjahit, menyetrika, mengepel, nyuci piring, dan nggak luput adalah mengendarai motor dan hatimu *disenyum...

Doa-doa Burukmu

Menyempatkan menulis di blog dulu sebelum menulis artikel lain, kali ini perihal doa. Ketika kamu disakiti oleh seseorang kamu berhak mengadu pada Tuhanmu, namun seringnya yang keluar adalah doa-doa buruk untuk seseorang itu. Jika semua doa buruk-buruk itu terkabul, kamu akan bahagia atau menyesal kemudian. Penyesalan pertama karena doa itu dikabulkan, mungkin saja suatu hari akan berbalik padamu. Penyesalan kedua, ketika doa negatif itu telah dikabulkan, kenapa waktu itu kamu tidak memilih berdoa positif untuk kehidupanmu? Maka itu akan jauh jauh jauh lebih baik untukmu dibandingkan melihat orang yang menyakitimu sengsara. Mulailah saat ini belajar sabar, ikhlas, bijak, berdoa dengan yakin dan intens, meminta perbaikan hati, kehidupan juga nikmat atas iman dll Notes: berbagi pengalaman, ada beberapa hal yang membuat doamu cepat dikabulkan, pertama yakin kedua jangan egois. Yakin bahwa semua doamu akan dikabulkan. Dan maksud tidak egois, doakan orang-orang di sekitarmu juga. Sa...

Landasan Bahagiamu

Sebagai penulis novel ketika terluka mental atau batin, cara saya mengungkapkan kesedihan yaitu lewat menulis komedi. Ketika kesedihan saya menghasilkan karya, dibaca dan diapresiasi ketika itu saya sembuh. Karena saat saya berbagi kebahagiaan lewat tulisan, saya percaya akan ada seseorang lain di sana yang mempunyai tujuan serupa untuk membahagiakan saya. Kebahagiaan itu harus ditarik sesudah kekecewaan mendalam. Ketika kamu mampu paham bahwa kekecewaan nggak membuatmu berkembang, aktivitas seratus persenmu teralihkan, menggerogoti dirimu yang ceria, kamu mencari cara untuk kembali pada kebahagiaan, karena kecewa itu nggak ada yang abadi. Berbincang tentang kebahagiaan dan kesedihan, saya pernah bertanya pada seorang teman cara supaya kita bisa menjadi sumber kebahagiaan dan kesedihan bagi diri sendiri, bukan melulu orang lain. Yang saya maksudkan, ketika kamu berkumpul dengan sahabat, sahabatmu itu humoris parah, kemudian ketika kalian pulang, tawa itu nggak bertahan karena sumbe...

KENAPA PUTUS? Selamat menjomblo, welcome, welcome!

KENAPA (dalam KBBI):  kata tanya untuk menanyakan sebab atau alasan. KENAPA (dalam KGB, Kamus Gue Banget): kata tanya untuk membuat seseorang harus beralasan tentang kehidupan pribadinya untuk konsumsi seseorang yang ingin mengetahuinya. Pertanyaan, KENAPA PUTUS?  Yang ditekankan di sini. Di sini yang dimaksud adalah mushola kampus ketika menulis artikel ini saat menunggu mata kuliah Character Building di selasa siang yang panas. Mengingat-ingat saat pacaran pengumbaran kemesraan di sosial media sudah dalam tahap eksream. Setiap pagi, siang, sore, malam, subuh-subuh, hari-hari sosial media kamu selalu diwarnai status-status selamat pagi, siang, malam dari kamu untuk si dia. Status kasmaran bahwa dia yang terbaik, yang paling manis, yang paling cakep, juara di hatimu, paling dirindukan, dan dialah prediksi semumu bahwa kedatangannya adalah pelabuhan terakhirmu, nggak pernah luput juga. Dan mari kita terlusuri siapa saja pengkonsumsi statusmu? Teman SD, SMP, SMU, kuliah, ...